Nasional

Permintaan-Permintaan Rasulullah SAW yang Ditujukan kepada Allah SWT

Permintaan-Permintaan Rasulullah SAW yang Ditujukan kepada Allah SWT

JAKARTA— Nabi Muhammad SAW memohon berbagai kebutuhan kepada Allah SWT. Doa-doa tersebut termasuk doa yang sangat utama. Sebab, Rasulullah SAW tentu tidak akan memilih suatu doa kecuali doa yang paling baik dan paling besar manfaatnya.

Di antara doa yang beliau panjatkan adalah doa yang disebutkan dalam hadis tentang perselisihan para malaikat di alam tertinggi (ikhtisham al-mala’ al-a‘la).

Dalam hadis tersebut, Allah SWT berfirman kepada Nabi-Nya, “Mintalah!” Rasulullah SAW kemudian menjawab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ، وَأَنْ تَغْفِرَ لِي وَتَرْحَمَنِي، وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةً فِي قَوْمٍ فَتَوَفَّنِي غَيْرَ مَفْتُونٍ، وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar dapat melakukan berbagai kebaikan, meninggalkan segala kemungkaran, dan mencintai orang-orang miskin. Aku juga memohon agar Engkau mengampuni dan merahmatiku. Apabila Engkau hendak menimpakan fitnah kepada suatu kaum, wafatkanlah aku dalam keadaan tidak terjerumus ke dalam fitnah tersebut. Aku juga memohon kepada-Mu cinta kepada-Mu, cinta kepada orang-orang yang mencintai-Mu, serta cinta kepada amal perbuatan yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu.” (HR Bukhari dan at-Tirmidzi)

Doa tersebut merupakan salah satu doa yang sangat lengkap dan besar manfaatnya. Permohonan untuk dapat melakukan berbagai kebaikan mencakup seluruh bentuk kebaikan.

Apabila seseorang diberi taufik untuk mengerjakannya, ia akan termasuk golongan orang-orang yang bersegera dan berlomba-lomba meraih keberuntungan. Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Allah berfirman:

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Maka, berlomba-lombalah dalam kebaikan.” (QS Al-Baqarah: 148).

Allah SWT juga memuji sejumlah nabi-Nya dengan firman-Nya:

إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ

“Sesungguhnya mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan.” (QS al-Anbiya’: 90).