Nasional

Kala Suara Empati Bergema di AMI Awards 2026

Kala Suara Empati Bergema di AMI Awards 2026

JAKARTA -- Malam perhelatan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-29 menjadi ruang perjumpaan yang sarat makna, tempat di mana kreativitas Nusantara berpadu dengan kepedulian sosial yang mendalam. Mengusung tema “Ruang Nada Nusantara”, perayaan tahun ini menegaskan gagasan tentang Indonesia sebagai ruang yang tak pernah kehabisan bunyi, mulai dari musik tradisi yang diwariskan lintas generasi, denting instrumen daerah, lantunan bahasa ibu, karya modern, hingga pesan-pesan kepedulian dari para pemenang.

Di atas panggung yang megah itu, dinamika musik tak dipisahkan dari realitas sosial masyarakat. Para pemenang memanfaatkan momen penerimaan piala untuk menyuarakan rasa kepedulian dan empati mendalam terhadap situasi bangsa.

Penyanyi Andien, yang berhasil meraih piala untuk kategori Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik lewat lagu “Jatuh Pelan” dalam album Sehidup Semusik, menyampaikan pesan emosional dari atas panggung.

“Pada malam hari ini aku juga ingin menaruh hari dan empati yang sangat-sangat besar terhadap apa yang terjadi di Indonesia,” ujar Andien dalam pidato singkatnya usai menerima piala AMI di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Andien yang telah berkarier 26 tahun di dunia musik itu juga mengatakan bahwa ia turut prihatin dan peduli atas persoalan yang terjadi di Tanah Air belakangan ini. Dalam kemenangannya yang menggeser para pesaing seperti Inis, Jinan Laetitia, Matter Mos, dan Noni, ia menegaskan bahwa seni tidak pernah berdiri di ruang hampa.

Dia juga mengucap syukur dan terima kasih kepada Tuhan, keluarga, manajemen serta tim dan juga fans yang mendukungnya dalam berkarya. Menurut dia, musik menjadi ruang buat musisi berkarya, mengeksplorasi diri dan mengeksplorasi musik. 

sumber : Antara