Ekonomi

Airlangga Pastikan Rekening Gratis Rp50 Ribu Meluncur Akhir Tahun

Airlangga Pastikan Rekening Gratis Rp50 Ribu Meluncur Akhir Tahun
Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memastikan pemerintah akan meluncurkan program  pada akhir 2026. Program ini ditargetkan menyasar 25,16 juta warga.

Setiap rekening baru itu nantinya otomatis terisi saldo awal sebesar Rp50 ribu. Airlangga menjelaskan program stimulus akhir tahun ini diperuntukkan bagi warga negara yang telah masuk kategori usia dewasa, yakni 17 tahun ke atas.

"Stimulus di akhir tahun salah satunya adalah pembukaan rekening baru dengan saldo awal Rp50 ribu, targetnya 25,16 juta penduduk dewasa," katanya dalam konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (5/11).

Airlangga memberi sinyal pembagian rekening gratis ini akan direalisasikan pada Desember. Saat ini, pelaksanaannya masih berada dalam tahap pematangan oleh Kemenko Perekonomian dan kementerian terkait lainnya.

"Rekening gratis masih dalam pematangan, dalam dua bulan ini akan direalisasikan," ujarnya.

Airlangga mengatakan saat ini harmonisasi regulasi serta data penerima rekening gratis masih dilakukan.

"Rekening gratis masih dalam pembahasan terkait dengan harmonisasi data dan regulasi," ujar Airlangga.

Program pembagian rekening gratis ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Pemerintah menargetkan program ini dapat meningkatkan inklusi keuangan nasional dari 93 persen menjadi mendekati 99 persen.

Tiga kriteria penerima dalam tahap awal program tersebut adalah masuk kelompok desil 1-4, berusia di atas 17 tahun, dan termasuk dalam kelompok masyarakat yang datanya disiapkan berdasarkan basis data Badan Pusat Statistik (BPS) serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Data penerima akan disiapkan bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Pemerintah pun menyiapkan setoran awal Rp50 ribu per rekening dengan anggaran sekitar Rp1,28 triliun untuk tahap tersebut.

Program ini disebut tak sekadar bertujuan membuka rekening baru, tetapi juga memperluas penggunaan layanan keuangan untuk penyaluran bantuan pemerintah dan mendukung kegiatan produktif masyarakat.