Bek sekaligus kapten Liverpool Virgil van Dijk mengakui bahwa lini belakang timnya begitu keropos musim ini. Ia bertekad untuk memperbaikinya seiring berjalannya waktu.
Liverpool sudah kebobolan 21 gol dari 15 laga di seluruh ajang dan gagal menorehkan clean sheet dalam tiga laga terakhir, termasuk saat takluk 0-1 dari Arsenal di Premier League dan 2-3 dari Fenerbahce di Liga Champions dalam rentang kurang dari sepekan.
Meski sejauh ini belum terlihat berdampak fatal mengingat musim ini baru berjalan sekitar 2,5 bulan, namun situasi di atas akan mengganggu ambisi Liverpool meraih trofi di akhir musim jika tak segera diperbaiki.
"Jelas tidak bisa terus begini," ujar Van Dijk menyoroti lini belakang Liverpool setelah kalah dari Fenerbahce, dikutip BBC.
"Itu malam yang mengecewakan karena berbagai alasan, terutama karena gol-gol yang bersarang ke gawang kami dan cara kami kebobolan. Banyak perbaikan yang harus kami lakukan."
"Tiga kali kebobolan dari situasi bola mati. Sejauh musim ini berjalan, kami biasanya sangat baik dalam mengantisipasi situasi tersebut, tetapi kali ini kami lengah dan tidak siap menghadapi bola pertama maupun bola liar. Ini kenyataan yang sulit untuk diterima."
Liverpool punya kesempatan bangkit saat menghadapi Crystal Palace di Premier League pada Minggu (8/11) pukul 21.00 WIB. Dua kekalahan beruntun yang mereka alami harus segera dihentikan demi mencegah situasi memburuk.
"Setelah pertandingan (melawan Arsenal), saya sempat mengatakan bahwa sebagai sebuah grup, kami pasti akan melewati momen-momen indah maupun momen-momen yang kurang menyenangkan," lanjut Van Dijk.
"Hal ini justru akan mempererat ikatan di antara kami dan akan memberikan manfaat. Tak ada yang ingin kalah, apalagi dengan cara seperti tadi, tetapi pengalaman ini seharusnya bisa membantu kami di masa mendatang."