Nasional

PKT Kembangkan Inovasi Pacu Produktivitas dan Daya Saing

PKT Kembangkan Inovasi Pacu Produktivitas dan Daya Saing

JAKARTA -- PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) memperkuat budaya inovasi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan keberlanjutan bisnis. Pengembangan inovasi tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan gagasan baru, tetapi juga memastikan solusi yang dikembangkan dapat diterapkan dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

VP Sistem Manajemen Terpadu dan Inovasi (SMTI) PKT Insyiah Meida mengatakan, inovasi mencakup perbaikan efektivitas proses kerja, optimalisasi sumber daya, penguatan keandalan operasional, hingga pengembangan sistem kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

"Hal ini mencakup peningkatan efektivitas proses kerja, optimalisasi sumber daya, penguatan keandalan operasional, hingga pengembangan sistem kerja yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri," ujar Meida dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Menurut Meida, perusahaan mendorong keterlibatan seluruh karyawan melalui program pembinaan dan kompetisi internal. Program tersebut memberi kesempatan bagi setiap unit kerja untuk mengidentifikasi potensi perbaikan, mengembangkan solusi, serta mengukur manfaat inovasi yang dihasilkan.

"Kami ingin memastikan setiap inovasi memiliki kebermanfaatan yang dapat dirasakan, baik dalam peningkatan kinerja maupun penciptaan nilai tambah bagi perusahaan," tambah Meida.

Pengembangan budaya inovasi tersebut mengantarkan enam gugus inovasi PKT meraih predikat tertinggi, 4 Stars, dalam ajang 31st Asia Pacific Quality Organization (APQO) International Conference di Bali. Meida menilai pencapaian tersebut menunjukkan kapasitas karyawan dalam menghasilkan solusi untuk menjawab tantangan operasional perusahaan.

"Keberhasilan ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti budaya inovasi di PKT terus berkembang. Utamanya menghadirkan solusi atas berbagai tantangan di lingkungan perusahaan," kata Meida.

Direktur Keuangan dan Umum PKT Andik Cahyanto Budiarto mengatakan, inovasi menjadi elemen penting untuk menjaga keunggulan operasional, terutama di tengah dinamika industri pupuk. Karena itu, perusahaan berupaya menjadikan inovasi sebagai bagian dari budaya kerja di seluruh lini operasional.

"Prestasi ini menunjukkan semangat perbaikan berkelanjutan menjadi bagian penting dari budaya kerja PKT. Untuk itu, kami mengapresiasi seluruh inovator yang telah menghadirkan gagasan dan solusi nyata dalam mendukung kinerja perusahaan," ucap Andik.

Ia menambahkan, dukungan manajemen terhadap pengembangan inovasi akan diperkuat melalui lingkungan kerja yang mendorong kreativitas dan kolaborasi. Dengan pendekatan tersebut, inovasi diharapkan tidak hanya bergantung pada inisiatif individu, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama.

Penguatan inovasi juga dikaitkan dengan penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) melalui pengembangan proses bisnis yang lebih efisien dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat daya saing dan menghadapi transformasi industri.

"Kami meyakini, dengan kompetensi dan budaya inovasi yang kuat, PKT akan semakin mampu menjaga kinerja operasional, memperkuat daya saing, serta berkontribusi optimal bagi ketahanan pangan," kata Andik.