Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) berkapasitas 55 Mega Watt (MW) di Lumut Balai Unit 3 dapat rampung dan mencapai tahap operasi komersial (Commercial Operation Date/COD) pada tahun 2029. Saat ini, perusahaan telah menyelesaikan pemboran dua sumur pengembangan di lokasi tersebut.
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Edwil Suzandi mengungkapkan bahwa selain pengeboran sumur, pihaknya juga tengah menjalankan kajian Front End Engineering Design (FEED) untuk pembangunan fasilitas pembangkit listrik (power plant).
"Yang pertama itu adalah Lumut Balai 3, kita sedang mengembangkan 55 MW, kita sudah menyelesaikan 2 pemboran sumur. Di dalam 55 MW tersebut, kita targetkan tahun depan kita sudah memulai kontrak EPCC," ujar Edwil dalam Media Briefing PGE, di Jakarta, dikutip Kamis (5/11/2026).
Edwil menjelaskan bahwa setelah proses tender dan penandatanganan kontrak Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) dimulai tahun depan, pengerjaan proyek akan membutuhkan waktu minimal 30 bulan hingga mencapai COD.
Dalam rencananya, proyek tersebut ditargetkan beroperasi paling lambat pada tahun 2030. Kendati demikian, perusahaan saat ini sedang melakukan kalkulasi untuk mengakselerasi jadwal penyelesaian agar bisa dipercepat ke tahun 2029.
"Minimal 30 bulan itu kita sudah bisa COD, jadi lebih kurang 2 tahun ke depan. Jadi kita targetkan 2029 paling telat 2030, tapi tim engineering kami dan tim project sedang mengkalkulasi apakah bisa kita percepat menjadi 2029 untuk COD Lumut Balai 3," katanya.
Pengembangan unit tersebut merupakan kelanjutan ekspansi perseroan setelah sukses merampungkan COD Lumut Balai Unit 2 pada tahun 2025. Secara paralel, PGE juga mulai membangun infrastruktur jalan akses sepanjang kurang lebih 10 kilometer untuk mempersiapkan pengerjaan proyek lanjutan Lumut Balai Unit 4.
Ekspansi bertahap tersebut menjadi bagian dari strategi PGE untuk merealisasikan penambahan kapasitas terpasang hingga mencapai 1 Giga Watt (GW) pada periode 2028-2029, sebelum melangkah menuju target kapasitas jangka panjang sebesar 3 GW.
"Kontinuitas ini yang hari ini kami jaga untuk memastikan pertumbuhan dari PGE mencapai target yaitu 1 GW di tahun 2028-2029, kami naik ke 1,8 GW, dan nantinya beyond-nya sampai ultimate target kami 3 GW," tandasnya.
[Gambas:Video CNBC]