Ekonomi

MNC Bank Buka Suara soal Layanan Digital Bermasalah

MNC Bank Buka Suara soal Layanan Digital Bermasalah

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan () mengimbau masyarakat dan perbankan agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi meminta publik untuk bersikap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan selalu mengacu pada saluran komunikasi resmi lembaga jasa keuangan.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum terverifikasi. Tentunya menggunakan saluran komunikasi resmi bank. Tolong dilihat dari situ," tegas Kiki dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa, 3 November 2026.

Di Makassar, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan berdasarkan pengawasan OJK, pihaknya menilai tidak ada masalah serius di MNC Bank.

Dia mengimbau nasabah untuk tetap tenang dan tidak terpancing rumor maupun berspekulasi tanpa dasar.

"Bank ini tidak ada isu yang serius sama sekali. Tidak ada isu-isu yang terkait dengan solvensi dan lain sebagainya," kata Dian di sela-sela Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2026 di Makassar, Selasa, 3 November 2026.

Terkait kemungkinan ada masalah teknis yang menyebabkan nasabah gagal melakukan penarikan tunai, OJK berharap MNC Bank bisa segera mengatasi isu yang ada.

Dia juga meminta masyarakat tetap tenang dan terus berkomunikasi dengan pihak bank sambil menunggu MNC Bank menyelesaikan masalah tersebut.

"Saya kira ada baiknya nasabah mempercayakan saja kepada banknya, berkomunikasi dengan bank, apa yang terjadi, dan tentu kita akan monitor dari OJK," kata Dian.

Adapun, Corporate Secretary MNC Bank Edward Kennetze memastikan, saat ini proses pemulihan recovery) terhadap layanan transaksi digital bank masih terus berlangsung.

Mengutip keterangan resmi, Rabu, (4/11/2026), Edward memaparkan pihaknya berkomitmen penuh dalam menjaga kenyamanan dan kelancaran bertransaksi nasabah selama proses pemulihan berlangsung.

Untuk itu, MNC Bank telah menyediakan sejumlah solusi alternatif, di antaranya pemanfaatan jaringan ATM MNC Bank untuk nasabah yang ingin melakukan transaksi penarikan tunai atau pengecekan saldo.

Selain itu, MNC Bank juga menyarankan nasabah untuk mengunjungi kantor cabang MNC Bank terdekat sesuai dengan hari dan jam operasional yang berlaku.

MNC Bank Beri Penjelasan kepada BEI

Sementara itu, mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Kepatuhan Tiolina Tumanggor dan Direktur PT Bank MNC Internasional Tbk Hermawan menjelaskan, dampak dari gangguan layanan terhadap operasional dan keuangan Perseroan. Dari sisi operasional Perseroan, terbatas pada peningkatan antrean baik di kantor cabang maupun di call center.

"Dari sisi keuangan Perseroan, gangguan ini tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kondisi keuangan Perseroan secara keseluruhan," demikian dalam keterbukaan informasi BEI.

Perseroan juga mengatakan sebagai bagian dari tindak lanjut upaya pemulihan serta mitigasi risiko atas kasus itu, Perseroan telah mengambil langkah-langkah penanganan operasional antara lain:

-Nasabah untuk memanfaatkan jaringan ATM MNC Bank yang tersebar di seluruh Indonesia untuk nasabah yang ingin melakukan transaksi penarikan tunai atau pengecekan saldo.

-Nasabah untuk mengunjungi kantor cabang MNC Bank terdekat sesuai dengan hari dan jam operasional yang berlaku.

-Selanjutnya, nasabah juga dapat menghubungi Call Center MNC Bank kapan saja di nomor 1500188 untuk nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut.

Perseroan juga mengatakan sebagai bentuk langkah komunikasi dan penanganan pengaduan nasabah yang telah dilakukan Perseroan dalam menjaga kenyamanan dan kelancaran bertransaksi nasabah selama proses pemulihan berlangsung, Perseroan telah melakukan beberapa langkah sebagai berikut:

-Menyampaikan penjelasan kepada media-media melalui tanggapan, serta kepada nasabah baik yang datang ke kantor cabang maupun yang menghubungi call center.

-Menyiapkan infografis untuk ditampilkan di situs resmi Perseroan dan akun resmi Perseroan sebagai sumber informasi bagi nasabah tentang penjelasan proses pemulihan terhadap layanan transaksi digital Perseroan yang masih terus berlangsung. Perseroan terus melakukan upaya penanganan dan mitigasi terbaik supaya seluruh jaringan layanan dapat kembali beroperasi normal secepatnya.