Pendiri Bayan Group Dato' dan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam menunjukkan kebersamaan dalam kegiatan BayRun for Charity 2026 di Jakarta, Minggu (8/11).
Perwakilan manajemen Low menyebut hubungan keduanya berjalan baik dan berharap kerja sama mereka dapat terus membawa dampak positif bagi Indonesia.
Dalam pernyataan kepada wartawan di sela kegiatan, perwakilan manajemen yang berbicara atas nama Low menyampaikan hubungan Low dan Haji Isam didasari hubungan bisnis, negosiasi, serta kesepakatan bersama tanpa tekanan.
"Hubungan saya dengan Pak Haji baik. Tidak ada tekanan. Semua pure bisnis, negosiasi, dan kesepakatan bersama," ujar perwakilan manajemen tersebut menyampaikan pernyataan Low.
Kehadiran Haji Isam dalam kegiatan itu juga disebut sebagai bentuk dukungan terhadap program tanggung jawab sosial perusahaan Bayan Peduli. Low berharap keduanya dapat terus bekerja sama untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
"Saya dan Pak Haji bersama-sama terus membawa hal yang positif untuk Indonesia. Ke depannya, kita bangun Indonesia bersama," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan manajemen juga menyampaikan bahwa program donasi BayRun for Charity 2026 menyasar anak-anak di wilayah Indonesia Timur, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.
BayRun for Charity 2026 dibuka oleh Low dan Haji Isam melalui flag-off di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pukul 05.45 WIB. Kegiatan bertema Cahaya Pendidikan untuk Anak di Pelosok Negeri itu diikuti sekitar 10.500 peserta dalam tiga kategori, yakni 2K Family Run, 5K, dan 10K.
Melalui kerja sama dengan Yayasan Plan International Indonesia, donasi kegiatan tersebut digunakan untuk mendukung revitalisasi fasilitas pendidikan serta peningkatan akses dan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi.
Dana yang dihimpun dari biaya pendaftaran peserta mencapai Rp3 miliar, kemudian ditambah Bayan Group dengan jumlah yang sama sehingga total donasi mencapai Rp6 miliar. Dana tersebut ditargetkan menjangkau lebih dari 3.000 anak.
Kebersamaan Low dan Haji Isam dalam kegiatan tersebut berlangsung setelah rencana pengalihan saham pengendali PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kepada PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam diumumkan pada September 2026.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen Bayan menyebut Low Tuck Kwong dan anaknya, Elaine Low, menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026.
Perjanjian itu mencakup rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa perseroan.