Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memetik pelajaran berharga setelah terhenti dalam babak perempat final Korea Open 2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Yoseo, Korea Selatan, Jumat, Ginting mengakui ketangguhan tunggal Hong Kong Jason Gunawan lewat drama rubber gim 25-23, 11-21, 13-21.
"Menurut saya cukup positif proses dari Korea Open minggu ini. Di mana tiga kali main, bisa mengatasi kendala di lapangan dengan baik kecuali hari ini yang kurang di pola strategi saja," kata Ginting dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Meski demikian, Ginting mengaku masih banyak hal yang harus ditingkatkan olehnya setelah kandas di turnamen BWF Super 500 tersebut.
"Bukan cuman soal menang kalahnya tapi progresnya waktu dicoba di lapangan buat lebih tenang, cari strategi pola main segala macam sudah lebih enak aja dibanding sebelum-sebelumnya dan mungkin saya sudah bisa mulai kembali menikmati pertandingan demi pertandingan," ungkap Ginting yang merasa sudah mulai menemukan sentuhannya kembali.
Tunggal peringkat ke-67 tersebut mengakui bahwa penampilannya menghadapi Jason Gunawan kali ini masih inkonsisten dengan kerap melakukan kesalahan sendiri.
Kekalahan ini juga menjadi kekalahan perdana Ginting dari Jason Gunawan.
Dalam pertemuan pertama sebelumnya pada perempat final Hong Kong Open 2024, Ginting membungkam Jason lewat rubber gim.
Terhentinya Ginting juga membuat wakil tim bulu tangkis Indonesia saat ini dipastikan tidak memiliki satu pun wakil di sektor tunggal putra yang melaju ke babak semifinal Korea Open 2026.